Press Release

GFMD Dukung Upaya AMSI Membangun Kemandirian Media Digital di Era AI

Tim Sekretariat
Rabu 15 Juli 2026

JAKARTA — Global Forum for Media Development (GFMD) mempublikasikan profil Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan program pengembangan infrastruktur kolektif untuk media dalam newsletter serta laman resminya. Artikel bertajuk “AMSI: Building Collective Infrastructure for Journalism in the AI Economy” yang terbit pada 29 Juni 2026 tersebut mengangkat langkah AMSI menghadapi perubahan ekosistem informasi yang terdisrupsi akibat kecerdasan artifisial. 

Dalam artikel tersebut, GFMD menyoroti bagaimana mesin pencari dan platform berbasis AI, seperti Google AI Overview, ChatGPT, Gemini, dan Perplexity, semakin mengambil alih peran sebagai perantara antara publik dan perusahaan pers. Pembaca kini kerap memperoleh ringkasan atau jawaban langsung tanpa mengunjungi situs media.

GFMD juga menyinggung hasil riset AMSI bersama Monash University Indonesia yang menunjukkan 37 dari 44 media yang diteliti mengalami penurunan jumlah pengunjung, dengan median penurunan sekitar 45 persen. Sejumlah anggota AMSI bahkan melaporkan kehilangan lebih dari 60 persen trafik organik. Penurunan tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan iklan programatik yang selama ini bertumpu pada jumlah kunjungan dan pageviews. 

Pada saat bersamaan, perusahaan media harus menanggung biaya infrastruktur ketika bot AI mengakses dan mengambil konten secara masif. Nilai ekonomi dari informasi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh platform AI, sementara media yang membiayai peliputan, penyuntingan, verifikasi, dan teknologi, belum memperoleh kompensasi yang sepadan.

Untuk menjawab persoalan itu, AMSI, dengan dukungan International Fund for Public Interest Media, mengembangkan sistem pengelolaan akses data berbasis teknologi sumber terbuka OpenMined. Melalui sistem ini, konten jurnalistik tidak harus ditutup sepenuhnya dari ekosistem AI, tetapi dapat diakses berdasarkan izin, ketentuan penggunaan, atribusi, serta kesepakatan komersial yang ditentukan perusahaan media.  

Infrastruktur ini khusus dirancang agar perusahaan AI, pengembang, peneliti, dan pelaku usaha dapat memperoleh akses resmi secara fair dan legal terhadap konten jurnalistik. Setiap media tetap memegang kendali atas datanya, mengetahui bagaimana konten digunakan, mempertahankan atribusi, serta memperoleh pendapatan berdasarkan pemanfaatan aktual. Saat ini, AMSI sedang mengembangkan pendekatan ini melalui infrastruktur bersama dan uji coba yang melibatkan puluhan perusahaan media.

Pendekatan kolektif ini juga sejalan dengan agenda koalisi Global South yang digagas IFPIM bersama AMSI di Indonesia, Momentum di Brazil dan GIBS di Afrika Selatan yakni CTRL+J.  Koalisi ini bertujuan untuk memperkuat posisi tawar media terhadap platform serta membangun ekosistem AI yang menghormati jurnalisme dan keberagaman negara-negara Global South.

GFMD merupakan jaringan internasional organisasi pengembangan media dan pendukung jurnalisme. Melalui kolaborasi, pertukaran pengetahuan, advokasi kebijakan, pencarian pendanaan, dan pengembangan infrastruktur bersama, GFMD mendukung keberlanjutan jurnalisme sebagai barang publik serta memperkuat media yang independen, profesional, dan berkualitas. Jaringan ini saat ini menaungi lebih dari 240 organisasi di berbagai kawasan dunia. 

AMSI bergabung dengan GFMD pada Agustus 2025. Dalam direktori GFMD, AMSI tercatat sebagai satu-satunya anggota di kategori general members yang merupakan organisasi tingkat nasional dari Indonesia.

Publikasi program AMSI di website dan newsletter GFMD ini menunjukkan dukungan GFMD terhadap arah program AMSI dalam membangun kemandirian digital melalui teknologi terbuka (open source), tata kelola data kolektif, dan penguatan posisi tawar perusahaan pers. Dukungan tersebut jelas memperkuat agenda perlindungan konten jurnalistik di Indonesia agar penggunaannya oleh platform AI berlangsung secara transparan, berdasarkan izin, disertai atribusi, dan memberikan kompensasi yang adil kepada media.

Langkah AMSI menunjukkan bahwa masa depan jurnalisme di era AI perlu didukung infrastruktur teknologi mandiri agar tetap berdaulat, berkelanjutan, serta mampu memastikan nilai ekonomi jurnalisme tidak sepenuhnya berpindah kepada perusahaan teknologi global. (*)

link ke artikel aslinya di website GFMD: https://gfmd.info/amsi-building-collective-infrastructure-for-journalism-in-the-ai-economy/